Turnamen Liga Sepakbola Dusun Busu

Assalamualaikum,,,

Semangat Puasa ??? Semangaattt !!!!!


Kali ini kita akan membahas salah satu kegiatan yang rutin digelar setiap tahun. yaitu turnamen liga sepak bola Dusun Busu. Turnamen ini berawal dari lahirnya tanah lapangan yang berada di sudut Desa, karena sebelumnya tanah lapangan tersebut adalah bagian dari lahan pertanian sawah yang subur dan membentang luas.


Awal mulanya turnamen ini berlangsung mulai tahun 2008-sekarang secara spontan, mulai dari peserta 3 club ,4,5,6,7,8,9,10,11,12 club. dst. semuanya pernah terjadi. CMIIW.


Untuk tahun ini turnamen dilaksanakan mulai tanggal 21 Mei 2017 dengan jumlah 8 peserta dan semuanya adalah warga Dusun Busu.


Berikut peraturan-peraturan yang harus dipatuhi oleh semua peserta.





Peraturan Turnamen Sepakbola Busu Liga Guyup Rukun

Club / Tim
  • Setiap Club/tim maksimal memililiki 12 pemain, 7 pemain inti dan 5 cadangan.
Kenapa hanya 12? kita ingin semua pemain tidak ada yang kecewa. Dengan dibatasi jumlah pemain dalam 1 klub kita harapkan semua pemain yang telah mendaftar dapat merasakan bermain dalam suasana turnamen. Karena pada tahun-tahun sebelumnya jumlah pemain dalam club tidak dibatasi dan pergantian pemain dibatasi. Dengan demikian kesempatan yang lainnya untuk ikut berlaga menjadi sedikit dan tidak merasakan pertandingan. Kami harapkan pada turnamen kali ini tidak ada pemain kecewa karena tidak dimainkan oleh timnya.

  • Tim yang memiliki pemain berusia 25th. Keatas maksimal 4 orang.
Ini merupakan sebuah peraturan yang baru. Karena kita melihat lagi pada turnamen sebelumnya laga yang digelar tidak berimbang. Contohnya salah satu club didominasi oleh pemain yang dewasa-dewasa, sedangkan lawan bertanding adalah club dengan pemain berusia belasan tahun. Sehingga pertandingan terlihat tidak berimbang dan ideal dari segi fisik pemain. Dengan dibatasi jumlah pemain yang berusia 25tahun keatas maka kita berharap pada turnamen kali ini pertandingan menjadi berimbang, lebih ideal dan merata dari segi fisik pemain.
  • Setiap tim wajib memiliki koordinator/ penanggung jawab tim.
Dengan tim memiliki koordinator maka akan memudahkan kita bekerja sama untuk mendata dan memantau, sekaligus berdiskusi dalam berjalannya sebuah turnamen.
  • Koordinator tim bertugas menyelesaikan kelengkapan tim, mengisi daftar susunan pemain (DSP), administrasi, dll. Kepada Panitia Pertandingan.
Sebelum pertandingan berlangsung, setiap koordinator akan menerima DSP dari panitia. Dengan mengisi DSP tersebut, diharapkan koordinator membantu memudahkan panitia dalam menjalankan tugasnya.
  • Pemain yang tidak terdaftar dalam DSP tidak boleh mengikuti pertandingan.
Tidak ada lagi pemain illegal. Jika ada pemain yang tidak terdaftar. Otomatis pemain tersebut tidak boleh bertanding.
  • Tim diwajibkan hadir selambat-lambatnya 15menit sebelum pertandingan.
Kita harapkan tim yang akan menjalani pertandingan hadir lebih awal. Kenapa? agar mempunyai waktu untuk melakukan pemanasan. Dengan melakukan pemanasan maka bermanfaat untuk  pemain untuk mengurangi resiko cedera. Pemanasan juga bermanfaat untuk meningkatkan mental dan fokus,memperlancar peredaran darah, membuat tubuh lebih elastis dan fleksibel, dan yang pasti akan meningkatkan performa kita saat berlaga.
  • Jika tim terlambat selama 20menit. Maka otomatis W.O. (Walkover) atau menyerahkan kemenangan kepada tim lawan.
Di dunia olahraga arti W.O adalah di dalam sebuah pertandingan salah satu peserta tidak hadir, atau hadir tetapi jumlah pemain tidak lengkap. Sehingga tidak memungkinkan untuk dilaksanakannya sebuah pertandingan. Maka tim yang tidak hadir tersebut dianggap kalah tanpa pertandingan, atau menyerahkan kemenangan kepada tim lawan. 
kalah W.O itu sungguh memalukan. Marilah kita budayakan untuk disiplin hadir lebih awal sehingga tidak sampai terkena sanksi W.O.  Istilah W.O biasanya juga dipakai dalam Pemilu atau pemilihan umum. 
  • Seragam/jersey penjaga gawang (Goalkeeper) tidak boleh sama dengan pemain.
Sebenarnya peraturan-peraturan ini kita buat berdasarkan hasil dari evaluasi tahun-tahun sebelumnya. Yo mosok rek klambine kiper podo karo pemain. yo gak mbois ta.. oyi sam.
  • Setiap pemain hanya diperbolehkan membela 1 Club.
Itu sudah pasti. Tidak ada pemain yang merangkap kedalam club lainnya.
  • Seluruh peserta turnamen dalam pengawasan panitia pertandingan.
Panitia telah memperoleh semua data pemain berdasarkan yang telah dilaporkan oleh koordinator tim. Dengan demikian semua peserta wajib mematuhi peraturan yang dibuat oleh panitia.


Pertandingan



  • Kick Off dimulai pada jam 4 sore.
  • Lama pertandingan 2x30menit dengan waktu istirahat tidak lebih dari 10menit.
  • Pergantian pemain hanya boleh dilakukan 4kali.
  • Offside tidak berlaku.
  • Pelanggaran kartu kuning di denda 5.000.
  • Pelanggaran kartu merah di denda 10.000 dan dilarang mengikuti 1 pertandingan berikutnya.
  • Akumulasi kartu kuning berlaku selama turnamen.
Akumulasi kartu kuning dapat kita contohkan seperti misalnya pemain A mendapatkan kartu kuning pada pertandingan pertama. Kemudian pada laga kedua pemain A mendapatkan kartu kuning lagi. Sehingga dengan mendapatkan 2 kartu kuning maka pemain A tidak boleh bermain pada pertandingan ke 3. Begitulah sebaliknya, jika pemain A mendapatkan kartu kuning di pertandingan ke 1 dan ke 3 maka pada pertandingan ke 4 pemain A tidak boleh mengikuti pertandingan.
  • Denda harus sudah dilunasi oleh tim kepada bagian administrasi panitia sebelum melakukan pertandingan selanjutnya.
Dalam hal ini setiap tim wajib melakukan deposit sebesar 20rb untuk dibayarkan kepada panitia pengawas sebagai jaminan pembayaran denda sebelum pertandingan dimulai.
  • Pelanggaran back pass berlaku.
Yang dimaksud pelanggaran back pass disini adalah 
  1. kiper menyentuh bola dengan tangannya setelah dengan sengaja bola di umpan kepadanya oleh rekan setimnya.
  2. Menyentuh bola dengan tangan setelah menerimanya langsung dari lemparan ke dalam yang diambil oleh rekan setimnya.
  3. Menyentuh bola dengan tangannya lagi setelah kiper melepas bola dan bola belum menyentuh pemain lain. 

Jika dilanggar maka tim lawan akan di berikan tendangan bebas tidak langsung (bola tidak boleh langsung dimasukkan ke gawang tanpa mengenai pemain selain penendang)


Ada beberapa pengecualian yang sangat penting untuk aturan back-pass. Jika seorang pemain menggunakan kepala, dada atau lutut untuk mengoper bola kembali ke kipernya, kiper dapat memegang bola. Sang kiper juga bisa memegang bola jika rekan setimnya memberikan bola kepadanya akibat  kecelakaan. Misalnya, seorang bek mungkin hendak melakukan slice atau scuff untuk mengamankan situasi, tanpa sengaja menendang bola ke arah kiper. Dalam hal ini, kiper dapat menjemput bola.
  • Setiap pertandingan memiliki pengawas pertandingan.
Pengawas pertandingan adalah tingkatan tertinggi dalam sebuah pertandingan. Pengawas pertandingan memiliki wewenang penuh atas terselenggaranya pertandingan. Mulai persiapan, berlangsungnya pertandingan, usai pertandingan, melakukan pemeriksaan DSP pemain,  mencatat laporan pertandingan dan tingkah laku pemain dan official maupun supporter dari kedua tim yang bertanding.
  • Pergantian pemain wajib melalui pengawas pertandingan.
Demi terciptanya pertandingan yang teratur dan lancar. Sebelum melakukan pergantian pemain. Setiap tim wajib mengisi nama pemain masuk dan pemain keluar pada kertas yang telah disediakan dan diberikan kepada panitia pengawas pertandingan untuk melakukan pergantian pemain. Hal ini untuk memudahkan pengawas pertandingan menjalankan tugasnya.
  • Jika terjadi hujan deras, atau hal-hal lain yang menyebabkan pertandingan tidak bisa dilaksanakan. Maka pertandingan akan ditunda.
  • Waktu laga tunda pertandingan dilakukan berdasarkan keputusan dari panitia Pertandingan.
  • Wasit berkuasa atas apa yang terjadi di lapangan.
  • Keputusan wasit tidak dapat diganggu gugat.
  • Pemain dilarang menyentuh/ melakukan protes yang berlebihan kepada wasit.
  • Hanya kapten tim-lah yang boleh melakukan protes wajar terhadap wasit.
Setiap tim mempunyai kapten. Panitia akan memberikan ban kapten sebelum pertandingan di mulai.
  • Wasit dilindungi oleh panitia, hukum dan Undang-Undang Republik Indonesia.
Marilah kita bersama-sama menjaga nama baik Dusun Kita Tercinta ini, hindari pertikaian yang tidak perlu guna menjaga nama baik diri kita masing masing. Tidak ada permusuhan di dalam maupun diluar lapangan. Karena tujuan kita adalah persahabatan.
  • Sebelum dan sesudah pertandingan berlangsung para pemain di haruskan bersalaman sebagai tanda persahabatan, persaudaraan, dan perdamaian.
Tujuan inti kita mengadakan turnamen ini sebenarnya ada pada poin terakhir dalam peraturan ini. Yaitu untuk mempererat persahabatan kita, memperkuat persaudaraan kita, dan menciptakan perdamaian bagi sesama.

Berbicara tentang turnamen sebenarnya bukan tentang siapa saja pemainnya, pesertanya ada berapa, wasitnya siapa, dsb. Melainkan turnamen di sini adalah mencakup keseluruhan yang terlibat di dalam kegiatan ini. Yaitu meliputi mulai dari panitia, penonton/supporter, pemain, pengurus, perangkat desa. dll. Intinya semua yang terlibat adalah kesatuan yang saling berhubungan. Ayo kita bersama-sama bersikap dewasa untuk mempererat dan menjaga tali persaudaraan kita sehingga akan tercapai kedamaian dan kerukunan. Sesuai dengan nama liga turnamen kita, yaitu liga Guyup Rukun.

Turnamen ini juga merupakan pembelajaran dari kita semua, disini kita belajar bersama-sama bagaimana menata pertandingan yang baik, belajar disiplin, mencontohkan hal-hal baik kepada adik-adik kita yang menonton, memperlihatkan kerukunan, berbicara yang baik dan santun. Kita sebagai kakak kakak yang baik tentunya tidak ingin sesuatu yang tidak pantas kita pertontonkan dilapangan kepada adik adik kita. Karena merekalah penerus penerus kita nantinya yang akan senantiasa membudayakan dan mengadakan kegiatan positif seperti ini. 

Kita hidup disini, lahir disini, besar disini pastinya menginginkan sesuatu yang positif untuk kita sendiri, keluarga, saudara, teman, dan yang lainnya. Dengan menjaga persahabatan, kerukunan, kedamaian di lingkungan kita sendiri pasti akan berdampak baik kepada kehidupan kita.

Alhamdulillah di Dusun Busu ini mempunyai lapangan bola, meskipun tidak seluas Santiago bernabeu, 

setidaknya di lapangan ini kita bisa merasakan asyiknya berolahraga sepakbola. berlari-larian, menikmati manisnya tebu orang/ dsb.

Bukankah setiap sore kita selalu mendengar suara dari masjid 

"Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban"  yang artinya "Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Itu adalah ayat yang berada dalam surah Ar-Rahman, ayat itu diulang-ulang hingga 31 kali.

 Ada banyak desa-desa lain diluar sana yang tidak mempunyai lapangan sendiri. Mereka harus membayar ketika ingin berolahraga, atau mengampung ke lapangan tetangga desa untuk sekedar mengerjakan hobi di sore hari.




Betapa bersyukurnya kita hidup di tanah ini, tanah yang kita cintai, sekarang dan juga nanti. betapa banyak hal yang kita peroleh dan patut kita syukuri untuk kesehatan kita, kebaikan kita kepada sesama, persahabatan kita, persaudaraan kita, dan juga untuk kerukunan kita semua.

Semoga kegiatan turnamen ini menjadikan persahabatan, persaudaraan, dan perdamaian kita menjadi kokoh tak tergoyahkan.

Wassalamualaikum 

Bravo sepakbola Dusun Busu.






0 Comments:

Posting Komentar