Akhir pekan ini, ajak keluarga menikmati kesegaran alam di Coban Jahe Malang, salah satu air terjun di Malang yang paling populer dan menyegarkan. Air Terjun Coban Jahe menawarkan keindahan aliran air yang jatuh dari tebing setinggi sekitar 45 meter, dikelilingi tanaman hijau rimbun yang menciptakan suasana sejuk, asri, dan alami. Di bawahnya terdapat kolam alami yang jernih, aman, dan cocok untuk bermain air bersama keluarga.

https://www.kampungadat.com/2026/01/wisata-coban-jahe-malang-air-terjun-favorit-keluarga.html
Coban Jahe

Dalam bahasa Indonesia, kata “coban” berarti air terjun, sehingga Wisata Coban Jahe menjadi bagian dari kekayaan wisata alam Malang yang terkenal hingga luar daerah. Daya tarik utamanya terletak pada perpaduan lumut hijau, bebatuan alami, dan derasnya aliran air terjun. Saat cahaya matahari menyentuh percikan air, sering muncul pelangi indah yang menjadi momen favorit wisatawan dan pecinta fotografi.

๐Ÿ“ Lokasi wisata Coban Jahe Malang berada di Dusun Begawan, Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 23 km dari Kota Malang dan dapat ditempuh dengan mudah menggunakan sepeda, sepeda motor, hingga mobil keluarga. Akses yang cukup baik menjadikan tempat ini cocok sebagai destinasi wisata keluarga Malang.

https://www.kampungadat.com/2026/01/wisata-coban-jahe-malang-air-terjun-favorit-keluarga.html

Sebagai salah satu tempat wisata alam di Malang, Coban Jahe terus dikembangkan dengan fasilitas pendukung yang lengkap, seperti:

  • Area parkir luas
  • Kamar mandi umum
  • Kamar ganti
  • Warung makan
  • Area istirahat pengunjung

Menariknya, harga tiket masuk Coban Jahe sangat terjangkau, sehingga cocok sebagai pilihan wisata murah di Malang yang tetap menawarkan keindahan alam luar biasa. Dengan pemandangan alami, fasilitas memadai, serta suasana yang tenang, Wisata Air Terjun Coban Jahe Malang menjadi destinasi ideal untuk liburan keluarga Malang dan pecinta wisata alam Jawa Timur.

https://www.kampungadat.com/2026/01/wisata-coban-jahe-malang-air-terjun-favorit-keluarga.html

๐Ÿ”‘ Keyword SEO Utama (Primary Keywords)

  • Coban Jahe Malang
  • Air Terjun Coban Jahe
  • Wisata Coban Jahe
  • Wisata Alam Malang
  • Air Terjun di Malang
  • Wisata Air Terjun Malang
๐Ÿ”‘ Keyword SEO Pendukung (Secondary Keywords)
  • Wisata Jabung Malang
  • Wisata Pandansari Lor
  • Wisata Kabupaten Malang
  • Tempat wisata alam di Malang
  • Wisata keluarga Malang
  • Destinasi wisata alam Malang
  • Tempat wisata murah di Malang
  • Air terjun alami Malang
  • Liburan keluarga Malang
  • Wisata alam Jawa Timur

Desa Taji merupakan salah satu desa yang terletak di ujung Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Secara geografis, desa ini berada di kaki Gunung Lawangan dan Gunung Kukusan pada ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dengan curah hujan 1.000–2.500 mm per tahun dan kelembaban 60–65%, Desa Taji memiliki iklim sejuk yang sangat mendukung aktivitas pertanian dan perkebunan.
https://www.kampungadat.com/2025/10/desa-taji-jabung-pusat-hortikultura-dan-kopi-malang.html


Secara administratif, Desa Taji terbagi menjadi dua dusun, yaitu Dusun Krajan dan Dusun Umbutlegi. Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani hortikultura, menanam berbagai komoditas sayuran dan tanaman perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi.
Kegiatan pertanian di desa ini dikelola secara berkelompok melalui tiga kelompok tani utama, yakni Kartika 1, Kartika 2, dan Kartika 3. Di antara ketiganya, Kelompok Tani Kartika 2 berlokasi di wilayah barat Dusun Krajan dan memiliki sekitar 50 anggota aktif.
Selain lahan pertanian produktif, Desa Taji juga dikelilingi oleh hutan milik Perhutani seluas kurang lebih 300 hektare, di mana 50 hektare di antaranya dikelola oleh Kelompok Tani Kartika 2.
Sejak zaman penjajahan Belanda, masyarakat Taji sudah dikenal sebagai pengelola hutan rakyat yang menanam kopi di sela-sela pohon hutan. Bahkan pada era 1990-an, Desa Taji sempat menjadi sentra penghasil kopi terbesar di Kabupaten Malang, dengan hasil panen kopi basah mencapai 30 ton per hari — sebuah capaian luar biasa pada masanya.
Namun, pada awal tahun 2000-an, terjadi alih fungsi lahan hutan kopi menjadi lahan hortikultura dan tanaman umbi-umbian, akibat salah tafsir terhadap kebijakan Presiden Abdurrahman Wahid yang menyebutkan bahwa “hutan adalah milik rakyat.”
Meski begitu, potensi perkebunan kopi Taji Jabung hingga kini tetap diakui oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Malang, terutama karena kondisi tanah di lereng Gunung Bromo–Lawangan yang sangat cocok untuk pengembangan tanaman kopi arabika dan robusta.
Dengan potensi alam yang luar biasa dan masyarakat yang tetap menjaga semangat bertani, Desa Taji Jabung berpeluang besar untuk kembali bangkit sebagai desa agrowisata kopi dan hortikultura unggulan di Kabupaten Malang.

Sekilas Tentang Desa Sukolilo

Desa Sukolilo adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Desa ini terkenal sebagai kawasan yang subur dengan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai agama, pendidikan, serta tradisi gotong royong. Selain menjadi desa agraris, Sukolilo juga dikenal sebagai basis pondok pesantren dan pusat pendidikan di wilayah Jabung.

https://www.kampungadat.com/2025/10/profil-desa-sukolilo-kecamatan-jabung-kabupaten-malang.html

Dengan lingkungan pedesaan yang asri, udara sejuk, serta masyarakat yang religius, Desa Sukolilo Kecamatan Jabung menjadi salah satu desa yang berkembang pesat baik dalam bidang sosial, ekonomi, maupun pendidikan.

Letak Geografis dan Batas Wilayah

Secara geografis, Desa Sukolilo terletak di wilayah strategis dengan batas-batas:

  • Utara : Desa Sidomulyo (Kecamatan Jabung)
  • Timur : Desa Sukopuro (Kecamatan Jabung)
  • Selatan : Desa Sukoanyar (Kecamatan Pakis)
  • Barat : Desa Sumberpasir (Kecamatan Pakis)

Lokasi ini menjadikan Desa Sukolilo mudah dijangkau sekaligus menjadi penghubung antar desa di Kecamatan Jabung.

Dusun di Desa Sukolilo

Desa Sukolilo terbagi ke dalam beberapa dusun dengan karakteristik yang berbeda, yaitu:

  1. Dusun Mbendo – kawasan pertanian subur dengan mayoritas masyarakat sebagai petani.
  2. Dusun Kampung Anyar – pemukiman yang terus berkembang dan menjadi pusat aktivitas masyarakat.
  3. Dusun Gandon Barat – identik dengan lahan persawahan dan tradisi gotong royong yang kuat.
  4. Dusun Gandon Timur – dikenal dengan kehidupan masyarakat religius dan berbagai kegiatan keagamaan.

Keempat dusun di Sukolilo ini saling melengkapi dan menjadi penopang utama kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Basis Pondok Pesantren dan Pendidikan

Salah satu keunggulan Desa Sukolilo Jabung Malang adalah adanya pondok pesantren yang menjadi pusat pendidikan agama Islam. Banyak santri dari berbagai daerah menimba ilmu di pesantren-pesantren Sukolilo, menjadikannya desa religius dan berkarakter Islami kuat.

Selain pendidikan nonformal, fasilitas pendidikan formal di Desa Sukolilo juga lengkap, mulai dari Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA/SMK, hingga akses ke Perguruan Tinggi. Hal ini menjadikan Sukolilo sebagai desa yang berorientasi pada kemajuan pendidikan.

Potensi Desa Sukolilo

  1. Pertanian dan Perkebunan – sebagai mata pencaharian utama warga.

  2. Peternakan – pengembangan ternak kambing, dan unggas.

  3. Pendidikan dan Pesantren – menjadikan Sukolilo sebagai pusat pendidikan Islam di Jabung.

  4. Budaya dan Tradisi – seni, budaya lokal, serta kegiatan religius yang masih terjaga.

Visi dan Harapan

Desa Sukolilo memiliki visi menjadi desa religius, mandiri, dan sejahtera, dengan mengoptimalkan potensi lokal di bidang pertanian dan pendidikan, sekaligus menjaga kearifan budaya masyarakat.

Kecamatan Jabung merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, yang terdiri dari 15 desa dengan puluhan dusun atau dukuh yang memiliki keunikan masing-masing. Wilayah ini terkenal dengan kekayaan alam, budaya, serta potensi pertanian dan wisata desa.
https://www.kampungadat.com/2025/10/daftar-desa-dan-dusun-di-kecamatan-jabung-kabupaten-malang.html

๐Ÿ“ 1. Desa Argosari
Dusun: Bendrong, Gentong, Pateguhan
๐Ÿ“ 2. Desa Gadingkembar
Dusun: Gading, Gasek Kulon, Gasek Wetan
๐Ÿ“ 3. Desa Gunung Jati
Dusun: Krajan, Jatiarjo (Rekesan)
๐Ÿ“ 4. Desa Jabung
Dusun: Krajan, Boro Jabung, Boro Oyot, Gunung Kunci, Mindi, Umpak
๐Ÿ“ 5. Desa Kemantren
Dusun: Alas Kulak, Boro Mantren, Kuto Bedah, Putukrejo
๐Ÿ“ 6. Desa Kemiri
Dusun: Krajan, Gondang, Karanglo, Krisik, Lemahbang, Magersari, Tengo
๐Ÿ“ 7. Desa Kenongo
Dusun: Kenongo, Precet
๐Ÿ“ 8. Desa Ngadirejo
Dusun: Bendolawang, Kampung Anyar
๐Ÿ“ 9. Desa Pandansari Lor
Dusun: Begawan, Kedawung, Mbayang, Tegir
๐Ÿ“ 10. Desa Sidomulyo
Dusun: Bali, Bareng, Jilu, Mangunrejo, Sumber Kreco, Tebelo
๐Ÿ“ 11. Desa Sidorejo
Dusun: Dumpul, Glongsor, Konang, Melo’an
๐Ÿ“ 12. Desa Slamparejo
Dusun: Krajan, Busu
๐Ÿ“ 13. Desa Sukolilo
Dusun: Bendo, Baran Bendo, Gandon Barat, Gandon Timur, Gedangan, Kampung Anyar
๐Ÿ“ 14. Desa Sukopuro
Dusun: Loring, Karangrejo (Kodok), Kepuh (Bayung), Pandanrejo (Cincing), Sumberpitu
๐Ÿ“ 15. Desa Taji
Dusun: Krajan, Umbutlegi

๐ŸŒฟ Potensi dan Keunikan Kecamatan Jabung

  • Pertanian dan perkebunan (sayuran, tebu, kopi, dan buah-buahan)
  • Wisata alam dan desa, seperti Coban Jahe dan wisata edukasi pertanian
  • Tradisi dan budaya lokal seperti Bantengan dan kegiatan adat desa

๐Ÿ” Meta Deskripsi (SEO)
๐Ÿ”‘ Kata Kunci SEO:
  • daftar desa di Kecamatan Jabung
  • dusun di Kecamatan Jabung
  • profil desa Kabupaten Malang
  • potensi desa Jabung Malang
wilayah administrasi Jabung Selain memiliki 15 desa dan puluhan dusun, Kecamatan Jabung dikenal dengan potensi:

Daftar lengkap 15 desa dan dusun di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Temukan informasi wilayah, potensi desa, dan keunikan tiap dusun di Jabung Malang.

Desa Sidomulyo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Desa ini memiliki kondisi geografis yang sangat mendukung kehidupan masyarakat, dengan wilayah berupa perbukitan dan dataran tinggi yang subur. Tidak heran jika sebagian besar masyarakatnya bekerja di sektor pertanian.

https://www.kampungadat.com/2025/09/desa-sidomulyo-jabung-malang-potensi-pertanian-ekonomi-dan-kearifan-lokal.html
Mata Air dan Kolam di Dusun Tebelo

Secara administratif, Desa Sidomulyo terbagi menjadi Empat Dusun, yaitu:

  1. Dusun Bareng
  2. Dusun Mangun Rejo
  3. Dusun Sumber Kreco
  4. Dusun Tebelo

Selain itu, terdapat dua perdukuhan, yaitu Duku Jilu dan Duku Bali. Desa ini juga memiliki 17 RT dan 6 RW yang mengatur jalannya pemerintahan di tingkat bawah.

Kondisi Demografi Desa Sidomulyo

Berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk Desa Sidomulyo mencapai 4.330 jiwa, dengan rincian 2.132 jiwa laki-laki dan 2.188 jiwa perempuan. Total penduduk ini tersebar dalam 1.327 kepala keluarga (KK). Jumlah ini menunjukkan bahwa Sidomulyo merupakan desa yang cukup padat dengan komunitas yang aktif dan beragam kegiatan sosial.

Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat

Mayoritas masyarakat Desa Sidomulyo bekerja sebagai petani dan buruh tani. Hal ini menjadi cerminan bahwa desa ini sangat mengandalkan sektor pertanian sebagai sumber utama perekonomian.

  • Petani aktif: 332 KK dengan jumlah 1.728 orang

  • Buruh tani: 633 KK dengan jumlah 2.764 orang

Sektor pertanian yang menjadi tulang punggung desa ini tidak lepas dari kondisi tanah yang subur serta sistem pengairan yang lancar. Desa Sidomulyo memiliki luas lahan pertanian sekitar 30 hektare dengan nilai produksi pertanian mencapai Rp 912.000.000 per tahun.

Komoditas Pertanian Unggulan

Mayoritas lahan di Desa Sidomulyo ditanami padi dan palawija. Hasil pertanian ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat setempat, tetapi juga dijual ke berbagai pasar di Kabupaten Malang.

Selain itu, ubi jalar dan ubi rambat menjadi tanaman khas yang cukup melimpah di desa ini. Kedua komoditas tersebut tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk makanan ringan yang bernilai ekonomi tinggi.

Potensi Industri Rumah Tangga

Selain mengandalkan hasil pertanian, masyarakat Sidomulyo juga kreatif dalam mengembangkan industri rumah tangga. Beberapa warga mengolah hasil bumi, terutama ubi, menjadi produk olahan seperti keripik ubi, camilan tradisional, hingga aneka jajanan pasar.

Keberadaan industri kecil dan menengah (IKM/UKM) ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi desa. Produk-produk lokal dari Sidomulyo bahkan berpotensi menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, jika didukung dengan pemasaran digital dan branding produk yang menarik.

Potensi Alam dan Kehidupan Sosial

Selain bidang ekonomi, Desa Sidomulyo juga memiliki potensi alam yang menarik. Keberadaan lahan hijau, hamparan sawah, dan sumber mata air menjadikan desa ini memiliki suasana sejuk dan asri. Kondisi tersebut tidak hanya mendukung pertanian, tetapi juga memiliki daya tarik untuk dikembangkan menjadi desa wisata berbasis alam dan pertanian.

Dari sisi sosial, masyarakat Sidomulyo terkenal memiliki semangat gotong royong yang tinggi. Tradisi kebersamaan masih sangat kental terlihat dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kegiatan pertanian, hajatan, maupun kerja bakti desa.

Arah Pengembangan Desa Sidomulyo

Dengan potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, serta industri rumah tangga, Desa Sidomulyo memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Beberapa hal yang dapat menjadi fokus pengembangan ke depan antara lain:

  1. Penguatan sektor pertanian dengan teknologi modern agar hasil panen lebih maksimal.
  2. Pengembangan produk olahan berbasis ubi, padi, dan hasil pertanian lain agar memiliki nilai tambah.
  3. Pengembangan wisata desa dengan memanfaatkan keindahan alam, sawah, dan tradisi lokal.
  4. Peningkatan akses pemasaran digital untuk produk-produk UMKM agar bisa bersaing di pasar nasional.

Kesimpulan

Desa Sidomulyo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang merupakan desa dengan potensi pertanian yang besar, didukung oleh kondisi alam yang subur dan pengairan yang lancar. Mayoritas penduduk bekerja sebagai petani dan buruh tani dengan hasil utama berupa padi, palawija, serta ubi jalar. Selain itu, desa ini juga memiliki kekuatan di sektor industri rumah tangga melalui berbagai produk olahan berbasis hasil bumi.

Dengan dukungan masyarakat yang kreatif, semangat gotong royong, serta peluang pengembangan di berbagai sektor, Desa Sidomulyo berpotensi menjadi desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing.